Crihl Football News

Update Berita Bola

Day: January 15, 2021

Profil Alberto Goncalves, Pemain Sepak Bola Indonesia Kelahiran Brasil
?>

Profil Alberto Goncalves, Pemain Sepak Bola Indonesia Kelahiran Brasil

Di Indonesia, ada banyak pemain sepak bola yang memiliki berbagai prestasi yang membanggakan. Hampir sebagian besar pemain sepak bola yang tergabung dalam klub bola di Indonesia merupakan pemain sepak bola lokal. Namun, ada banyak juga pemain sepak bola kelahiran luar negeri yang bergabung dalam klub sepak bola di Indonesia, salah satunya adalah Alberto Goncalves. Berikut ini akan diulas selengkapnya profil Alberto Goncalves, pemain sepak bola Indonesia kelahiran luar negeri.

Profil Pemain Sepak Bola Alberto Goncalves

Alberto Goncalves da Costa atau seringkali disapa Beto merupakan seorang pemain sepak bola Indonesia yang kelahirannya berasal dari Brasil, 31 Desember 1980. Sejak kecil, Alberto Goncalves sudah menggemari bermain sepak bola. Alberto Goncalves atau dipanggil Beto pernah bergabung dengan klub sepak bola Sport Balem ketika masih tinggal di Belem, Brazil.

Hobinya bermain sepak bola membuat Alberto Goncalves sering berpindah-pindah klub sepak bola. Namun, Alberto Goncalves juga mampu mencetak banyak prestasi dengan bergabung dengan klub-klub tersebut.Pemain sepak bola yang telah berusia 40 tahun ini biasanya diposisikan sebagai penyerang dalam klub sepak bola. Alberto Goncalves pernah bergabung di beberapa klub  besar sepak bola Indonesia.

Ciri khas utama dari seorang Alberto Goncalves yaitu mampu melakukan teknik dribbling bola yang dapat dikatakan cukup sulit. Alberto Goncalves memiliki kecepatan dan ketepatan dribbling yang sangat baik sehingga mampu membawa tim meraih kemenangan. Tak heran, lawan mainnya sering kewalahan mengejar Alberto Goncalves sehingga memberikan kesempatan tim sepak bolanya untuk menang.

Perjalanan Karir Pemain Sepak Bola Alberto Goncalves

Dari profil  Alberto Goncalves yang dipaparkan singkat sebelumnya, membuktikan bahwa Alberto Goncalves atau Beto memiliki kemampuan bermain sepak bola yang hebat. Awal mula perjalanan karir Alberto Goncalves dengan klub sepak bola Indonesia adalah dengan bergabung di tim Persipura Jayapura dari tahun 2009 hingga 2010. Selama bergabung dengan Persipura Jayapura, Alberto Goncalves mampu mencetak 18 gol dalam 28 pertandingan.

Setengah musim setelah itu, ia bergabung dengan Persijap dari tahun 2010 hingga 2011. Alberto Goncalves kembali bergabung dengan Persipura Jayapura setelahnya dari tahun 2011 hingga 2012. Dengan bergabungnya Alberto Goncalves di Persipura Jayapura, Beto kembali mencetak gol  sebanyak 25 gol dalam 34 pertandingan. Setelah itu, Alberto Goncalves sempat bergabung dengan Arema Cronus, Madura United dan Sriwijaya.

Dengan bergabungnya Alberto Goncalves di Sriwijaya FC, Beto memulai debutnya sebagai pemain sepak bola Indonesia. Pertandingan pertamanya di tahun 2016 waktu itu ketika bertanding dengan Persib Bandung. Dalam pertandingan tersebut, Alberto Goncalves mampu mencetak gol pertama di musim 2016. Kemudian di pekan ketiga melawan Madura FC, Alberto Goncalves turut mencetak gol kembali sehingga membawa tim untuk menang.

Beragam prestasi mampu diciptakan oleh seorang Alberto Goncalves. Kemampuannya yang baik dalam bermain sepak bola mampu membawa Alberto Goncalves atau Beto bergabung dalam Tim Nasional Indonesia untuk bertanding di level Internasional. 

Sebelum itu, Alberto Goncalves telah meresmikan diri sebagai Warga Negara Indonesia tepatnya pada 6 Februari 2018. Kemampuan Alberto Goncalves mampu memperkuat Timnas Indonesia dalam pertandingan Internasional yang dibuktikan dengan tiga gol yang mampu dihasilkan oleh Alberto Goncalves.

Inilah profil Alberto Goncalves, seorang pemain sepak bola lokal kelahiran Brasil. Walaupun bukan berasal dari pemain lokal, Alberto Goncalves membuktikan bahwa pemain luar Indonesia juga mampu mengharumkan nama Indonesia. Maka dari itu, kemampuan atau skill seseorang tidak boleh diremehkan begitu saja. Ketika terus mengasah skill yang dimiliki, akan membawa seseorang menuju keberhasilan yang diharapkan.

 

 

 

 

Intip Deretan Julukan Suporter Indonesia Paling Fanatik
?>

Intip Deretan Julukan Suporter Indonesia Paling Fanatik

Indonesia merupakan negara yang memiliki ketertarikan kuat terhadap sepak bola, yaitu terutama pada klub-klub lokal. Hal inilah yang membuat banyak orang menjadi pendukung yang cukup fanatik tim tersebut. Bahkan terdapat pula julukan suporter Indonesia yang beragam dan berbeda tiap timnya.

Jika di Inggris ada yang namanya hooligans untuk penyebutan pendukung fanatik timnas, maka Indonesia pun juga memilikinya, yaitu seperti deretan julukan suporter berikut.

1. Aremania

Bila melihat namanya sekilas, maka sudah bisa diketahui bahwa nama Aremania ini merupakan julukan suporter Indonesia untuk tim Arema Malang. Komunitas pendukung klub sepak bola satu ini berdiri sendiri dan juga mandiri melakukan segala kegiatan yang berkaitan untuk mendukung tim kesayangannya ini.

Bahkan bisa dibilang suporter satu ini sangat loyal dan selalu mendukung Arema dengan sekuat tenaga dan juga cara yang sportif. Maka tidak heran apabila komunitas ini cukup disegani di kota Malang maupun daerah lainnya.

2. Viking

Hampir mirip dengan Aremania, Viking merupakan salah satu julukan suporter Indonesia untuk kesebelasan sepak bola Persib Bandung. Komunitas ini juga bisa dibilang sangat loyal untuk mendukung tim, misalnya saja untuk menyaksikan laga kandang maupun tandang.

Nama suporter tim Persib Bandung ini sendiri diperoleh dan terinspirasi dari suku Viking yang ada di Skandinavia, dimana sangat suka menjelajahi. Dengan begitulah komunitas ini terbentuk untuk mendukung tim kemanapun dan dimanapun mereka bertanding.

3. The Jakmania

Julukan suporter Indonesia selanjutnya yaitu The Jakmania, dimana merupakan nama yang dicetuskan oleh manajer Persija bernama Rasyid Ali. Kelompok pendukung dengan warna khas oranye ini menjadi sumber semangat Persija Jakarta dalam bertanding di lapangan hijau loh. Maka tidak heran apabila chant-chant yang dibuat sangat meriah dan membangunkan api semangat bagi orang yang mendengarkannya.

4. Pusamania

Tidak hanya the Jakmania, ada pula Pusamania yang sangat populer dengan warna kebanggaannya berupa warna jingga. Pendukung kesebelasan Persisam Putra Samarinda ini tentunya sangat loyal dalam mendukung tim kesayangannya hingga meraih kemenangan tiap pertandingan.

5. LA Mania

Kelompok suporter berikutnya yaitu mendukung tim sepak bola asal Lamongan yang sangat populer dengan penampilan terbaiknya di Liga Indonesia. Namun sebelum terbentuk nama tersebut, komunitas pendukung Persela ini ada yang bernama Lamongan Fans Club (LFC) hingga Alex Fans Club. Kemudian barulah disatukan menjadi satu kelompok yang bernama LA Mania.

6. Bonek

Siapa yang tidak mengenal suporter sepak bola satu ini? Bonek menjadi salah satu kelompok pendukung tim sepak bola yang tergolong cukup fanatik. Bahkan di beberapa kesempatan, kelompok pendukung ini seringkali mengalami perdebatan hingga perkelahian sengit dengan pendukung tim lawan loh. Namun meskipun begitu, Bonek sangatlah kompak dan loyal dalam mendukung Persebaya untuk meraih kemenangan di tiap laga pertandingan.

7. Panser Biru

Panser Biru atau Pasukan Suporter Semarang-Biru menjadi salah satu julukan suporter Indonesia yang mendukung tim PSIS asal Semarang. Dulunya komunitas pendukung ini memiliki nama yang cukup unik, yaitu seperti Fan Bos, Bosnia, SAS, Bocah, hingga Tifosi. Namun ternyata nama Panser Biru menjadi satu-satunya nama yang terpilih dengan suara voting terbanyak oleh para fans pada saat itu.

Demikian informasi singkat mengenai julukan suporter Indonesia yang cukup beragam. Nantinya tiap tim akan memiliki chant yang berbeda dan sangat unik. Bahkan komunitas pendukung tim sepak bola ini kerap kali mengadakan banyak kegiatan yang berkaitan dengan klub bola kesayangannya loh. Sangat menarik bukan?

 

Mengenal Lebih Dalam Profil Yussa Nugraha
?>

Mengenal Lebih Dalam Profil Yussa Nugraha

Akhir-akhir ini santer terdengar daftar-daftar pemain berketurunan Indonesia yang mampu menembus dunia persepakbolaan Internasional, salah satunya Yussa Nugraha. Pemain satu ini merupakan pemuda yang sangat disorot dikarenakan yang masih menyandang status sebagai warga negara Indonesia. Mampu berkarir di Eropa bahkan bergabung menjadi tim muda Feyenoord yang sudah terkenal dalam Liga Belanda semakin menarik simpati masyarakat Indonesia. Berikut profil Yussa Nugraha pemuda asal Solo yang menarik perhatian.

Pindah ke Belanda

Pada usia 8 tahun dikarenakan tuntutan kerja orang tua, Yussa kecil harus mengikuti orang tuanya pergi ke Belanda. Berpindah dari Solo ke Belanda, Yussa kecil sempat mengalami kondisi dimana tidak terbiasa dengan kehidupan Belanda hingga merasa tertekan karena harus mahir berbahasa inggris serta mencari teman baru.

Yussa akhirnya mampu mencoba untuk masuk ke dalam sekolah sepak bola hingga mampu meraih prestasi hingga sekarang. Sempat ke Indonesia untuk menempuh sekolah menengah atas, Yussa sudah menempuh bangku perkuliahan dan menjalani sepak bola di Belanda kurang lebih 9 tahun.

Karier Sepak Bola

Terkenal dengan kehadirannya di Feyenoord SC U18 saat berusia 18 tahun.  Yussa mengumumkan kepindahannya ke SVV Scheveningen yang merupakan klub kasta ketiga di Belanda. Hal ini sangat disyukuri penggemar mengingat Yussa sempat mengalami cedera sehingga membutuhkan waktu untuk penyembuhan.

Tim Favorit dan Pemain Favorit

Yussa mengaku mengagumi beberapa tim dan juga pemain favorit sepak bola. Untuk tim sepak bola Indonesia terlalu beragam sehingga cukup bimbang untuk menentukan mana tim terbaik, namun untuk pemain favoritnya diantaranya ada Boaz Solossa dan juga Stefano Lilipaly. Tim sepakbola terfavorit menurut Yussa adalah Paris Saint-Germain FC dan pemain internasional favoritnya ada Cristiano Ronaldo beserta Neymar.

Memiliki Channel YouTube

Profil Yussa Nugraha yang merupakan pemain sepak bola tidak membalasnya untuk meningkatkan kreativitasnya. Yussa Nugraha membuka Channel YouTube dengan menggunakan namanya sendiri untuk berkomunikasi dengan penggemar serta membagi ilmu mengenai dunia sepak bola. Channel YouTubenya untuk saat ini masih menggunakan tenaganya sendiri untuk merekam bahkan mengedit video.

Memanfaatkan waktu luang di tengah-tengah masa latihan dan juga kuliah, Yussa Nugraha mampu memberikan konten yang bermanfaat. Konten yang disajikan berupa tips dan trik latihan untuk membentuk otot yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan bersepak bola hingga wawancara eksklusif dengan tokoh-tokoh pesepak bola yang tentunya menarik untuk ditonton.

Tips dan Motivasi

Teruntuk masyarakat yang ingin mencoba menjadi pesepak bola, terdapat tips dan trik untuk meningkatkan kemampuan fisik ala Yussa Nugraha. Memperbanyak latihan kardio sangat dianjurkan selain itu dapat dilakukan dengan renang.

Memotivasi diri sendiri sangatlah penting, tetap semangat dalam menjalani kegiatan. Selalu percaya diri sangat dibutuhkan untuk meningkatkan motivasi serta selalu fokus dengan passion sangatlah penting jangan sampai fokus terpecah dalam mencapai cita-cita.

Keinginan di Masa Depan

Keinginan Yussa Nugraha di masa depan diantaranya adalah mampu segera menyelesaikan kuliah. Sesuai dengan profil Yussa Nugraha, mendapatkan level yang lebih tinggi di dunia sepak bola tentunya merupakan cita-cita yang diimpikan. Meski hingga saat ini pihak PSSI belum ada panggilan serius untuk Yussa Nugraha, harapan untuk segera bergabung dalam timnas Indonesia juga merupakan keinginan di masa depan.

Itu tadi profil Yussa Nugraha yang mampu mengubah kondisi dimana harus mengikuti tuntutan karir orang tua menjadi jalan bagi Yussa untuk menjadi pesepak bola di kancah internasional. Dengan adanya semangat, rasa percaya diri, dan juga fokus dalam passion, cita-cita yang diinginkan akan segera terwujud.

 

Detail Profil Diego Michiels Pemain Bola Berbakat
?>

Detail Profil Diego Michiels Pemain Bola Berbakat

Diego Michiels adalah seorang pemain bola yang memiliki darah campuran Indonesia dan Belanda. Bahkan, dari profil Diego Michiels kita tahu bahwa Diego menjadi salah satu pemain bola favorit naturalisasi yang hadir dalam Tim Nasional Indonesia.

Profil Umum

Diego lahir di Belanda tepatnya di Deventer pada tanggal 08 Agustus 1990.  Nama ayah dan ibunya adalah Robbie Michiels dan Annet Kloppenburg. Diego Michiels mewarisi darah Indonesia dari ayahnya sedangkan darah Belanda dari ibunya. Disamping itu, Diego Michiels juga mewarisi darah Timor dari neneknya yakni Aninjola.

Diego Michiels yang berperawakan tinggi kurang lebih 183 cm ini memiliki nomor punggung 24. Berkat permainannya dilapangan, muncul quote yang cukup menarik  yakni “Sepakbola Modern Itu Pemain Belakang Bisa Menyerang”. Quote ini sudah banyak tersebar di internet. Dalam pernyataan tersebut, kita mengetahui bahwa pemain belakang pun bisa juga menjadi penyerang.

Riwayat Karir

Karirnya bermula di Belanda dimana Diego bergabung dengan klub RDC Deventer. Diego pun kemudian bergabung dengan Klub Go Ahead Eagles junior pada tahun 2007. Tak berapa lama kemudian, Diego akhirnya berhasil masuk ke tim senior.

Tahun 2011, Diego ditawarkan untuk menjadi bagian dari Tim Nasional U-23 Indonesia. Diego akhirnya meninggalkan tanah kelahirannya untuk datang ke Indonesia. Semenjak itu, karirnya dalam dunia sepak bola Indonesia mulai terbentuk.

Ditambah lagi, Diego Michiels juga pernah berkali-kali pindah klub. Diego pernah berpartisipasi dalam klub Arema dan Persija Jakarta sebagai IPL. Pada tahun 2013, Diego bergabung dengan Sriwijaya FC yang kemudian di tahun berikutnya bergabung dengan Mitra Kukar.

Pada tahun 2015, Diego pun akhirnya bergabung dengan Borneo FC yang statusnya masih aktif sampai detik ini. Bahkan kabarnya, kontraknya pun diperpanjang.

Jeratan Kasus

Dengan profil Diego Michiels yang karirnya begitu kontroversial, Diego tak lepas dari kasus. Tahun 2014, Diego dituding telah menendang dan melempar satpam dengan garpu. Sehingga, Diego sempat dipolisikan oleh satpam kompleks perumahan tempat tinggalnya di Samarinda, Kalimantan Timur. Namun, berkat jaminan dari klubnya yakni Mitra Kukar, korban pun mencabut gugatannya.

Tak hanya itu, Diego berurusan kembali dengan pihak kepolisian kasus tindak pidana terkait dugaan penganiayaan terhadap salah satu pengunjung kafe berinisial MP di Domain Café, Senayan City, Jakarta. Setelah menjalani serangkaian persidangan, Diego akhirnya dinyatakan sebagai tahanan di tahanan Polres Tanah Abang. Diego di penjara selama 3 bulan 20 hari.

Selain hukuman penjara, Diego juga mendapatkan hukuman dari manajemen Tim Nasional dimana pada saat itu Diego merupakan salah satu anggota dari Tim Nasional U-23 yang akan bermain di SEAGAMES. Hukuman yang diberikan berupa pemotongan uang saku yang disebabkan karena melanggar peraturan keluar malam yakni keluar melebihi jam yang telah ditentukan.

Menjadi Seorang Muallaf 

Ditengah masa hukumannya, Diego menjadi seorang muallaf dan kemudian mengganti namanya dari Diego Michiels menjadi Diego Muhammad bin Robbie Michiels atau Diego Muhammad. Diego mengucapkan dua kalimat syahadat pertamanya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 7 Februari 2013. Diego mengaku bahwa memeluk Agama Islam memberikan ketenangan dalam hidupnya.

Terkait masuknya Diego berpindah keyakinan, banyak yang mengira bahwa hal itu disebabkan karena kekasih Diego, Dhea Simatupang. Namun, ketika diwawancarai dalam salah satu acara stasiun televisi, Diego mengatakan bahwa itu murni dari keinginan dirinya sendiri. Tumbuh besar di lingkungan islami menjadi salah satu faktor munculnya hasrat untuk memeluk Agama Islam.

Diego Memiliki Anak

Pada tahun 2019, tepatnya pada tanggal 5 Juli Diego mempersunting kekasihnya, Dhea Ananda Boru Simatupang yang berprofesi sebagai seorang perawat. Acara pernikahannya yang berlangsung di Samarinda ini dilakukan secara tertutup yang hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat terdekat. Pasangan ini dikarunia putri cantik bernama Anceyra Aisyah Michiels.

Berdasarkan profil Diego Michiels diatas, kita tahu bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Bahkan, seorang Diego Michiels pun pernah berada di masa-masa sulit. Meskipun begitu, prestasinya terhadap bangsa tetap patut diacungkan jempol.

 

Pemain Sepak Bola Indonesia Terganteng, Berikut Daftarnya
?>

Pemain Sepak Bola Indonesia Terganteng, Berikut Daftarnya

Membicarakan dunia sepak bola tidak hanya sekedar soal pertandingan dan kekuatan. Faktanya ada beberapa pemain sepak bola  yang sukses menarik perhatian para penontonnya terutama kaum wanita. Tentu saja hal ini dikarenakan para pemain bola tersebut memiliki paras yang tampan. Berikut daftar  para pemain sepak bola Indonesia terganteng,diantaranya adalah Kim Kurniawan,Gonzales,Gavin Adsit, Nadeo dan Ravi Murdianto

1. Kim Jeffrey Kurniawan

Salah satu pemain sepak bola Indonesia terganteng yang sudah tidak asing lagi adalah Kim Jeffrey Kurniawan. Pemain sepak bola yang lebih akrab dipanggil Kim Kurniawan tersebut merupakan salah satu pemain sepak bola Indonesia berdarah Jerman. Ia mengawali karirnya sebagai pemain bola di tanah air sejak tahun 2016 dan bergabung bersama Persib Bandung sampai saat ini. 

Tak disangka Kim Kurniawan juga merupakan adik ipar dari Irfan Bachdim yang sama-sama berprofesi sebagai pemain sepak bola di Tanah Air. Pemain sepak bola yang sudah sangat menyukai sepak bola sejak usia 4 tahun tersebut,diketahui menurunkan kecintaannya terhadap sepak bola dari sang kakek,Kwee Hong Sing. Dan karena alasan itulah sang ayah,Petrus Kurniawan mendaftarkan nya di salah satu klub sepak bola ketika Kim Kurniawan masih berusia 6 tahun.

Awal tahun 2020 lalu,Kim Kurniawan resmi menikah dengan wanita bernama lengkap Elisabeth Novia. Pada tanggal 8 Desember 2020 keduanya dikaruniai seorang putra yang diberi nama Kingsley Joel Kurniawan. Namun jangan berkecil hati,meskipun Kim Kurniawan telah menikah dan mempunyai seorang anak,bukan berarti dia akan berhenti bermain bola.

2. Christian Gerard Alfaro Gonzales

Siapa yang tidak mengenal Christian Gonzales ? Pemain sepak bola yang lahir di Montevideo,Uruguay pada tanggal 30 Agustus 1976. Ia merupakan pemain naturalisasi pertama yang bergabung dengan Timnas Sepak Bola Indonesia setelah resmi menjadi warga negara Indonesia pada November 2010 lalu . Gonzales resmi menjadi warga negara Indonesia setelah dirinya menikah dengan Eva Nurida Siregar.

Selain tampan Christian Gonzales juga  telah mengukir banyak prestasi dalam karirnya sebagai pemain sepak bola Tanah air. Maka tidak mengherankan jika Christian Gonzales selalu menjadi sorotan publik karena statusnya sebagai salah satu bintang sepak bola Indonesia. 

3. Gavin Kwan Adsit

Berbakat,tampan dan piawai sangat cocok untuk menggambarkan sosok pemain blasteran Amerika-Indonesia bernama Gavin Kwan Adsit. Gavin Adsit merupakan salah satu anggota Timnas Indonesia yang banyak mengasah pengalaman di luar negeri,Eropa. 

Banyak yang menyebut Gavin sebagai pemain sepak bola yang istimewa dan memiliki keunikan dibandingkan pemain lainnya. Pasalnya pemain asal Bali tersebut mampu bermain di berbagai posisi. Karena keunikannya tersebut Gavin mampu menjadi andalan di posisi manapun.

4. Nadeo Argawinata

Nadeo Argawinata,Kiper berparas tampan asal kota Kediri,Indonesia ini sempat menjadi sorotan publik karena beberapa hal. Diantaranya karena dirinya disebut-sebut memiliki kemiripan dengan kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga. Selain itu Nadeo juga sempat menjadi trending topik pasca perhelatan SEA Games 2019 lalu. Banyak netizen yang kerap kali menyebut Nadeo sebagai blasteran. 

Sayangnya hal tersebut ditepis oleh Nadeo dan mengatakan bahwa kedua orang tuanya merupakan orang Indonesia,begitu juga dengan kakek dan neneknya. Namun justru karena alasan itulah Nadeo Argawinata patut disebut sebagai salah satu pemain sepak bola Indonesia terganteng.

5. Ravi Murdianto

Ravi Murdianto merupakan salah satu pemain sepak bola yang juga tercatat sebagai anggota TNI kesatuan Polisi Militer Angkatan Darat. Tidak mengherankan jika dirinya sukses menarik perhatian para penontonnya ditambah lagi karena parasnya yang tampan . Meski begitu,Ravi Murdianto telah menikah dengan Fachrunnissa Nor Azmi pada 2019 lalu dan keduanya telah dikaruniai anak pertama.

Masih banyak lagi para pemain sepak bola Indonesia terganteng diantaranya ,Marco Simic, Stefano Lilipaly,Irfan Bachdim,Ryuji Utomo,Nick Kuipers dan Mahmoud Eid. Tidak Menutup kemungkinan di masa yang akan datang banyak pemain sepak bola Indonesia berwajah rupawan yang akan hadir menghiasi persepakbolaan  Indonesia. 

Satu hal yang perlu kita ingat adalah, wajah tampan memang bisa menjadi magnet tersendiri dalam pertandingan sepak bola. Tetapi kunci utama permainan sepak bola ada pada kekuatan dan kemampuan pemainnya.